FAKTANASIONAL.NET – Gejolak geopolitik global yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran memberikan tekanan besar pada nilai tukar rupiah hingga menyentuh angka Rp17.000 per dolar AS pada 10 Maret 2026.
Meski kondisi ini memicu kekhawatiran, pemerintah bergerak cepat memberikan kepastian bahwa fundamental ekonomi nasional masih dalam kategori aman dan terkendali.
Kepala BAPPISUS, Aries Marsudiyanto, menegaskan bahwa pemerintah telah melakukan kalkulasi matang terhadap kenaikan harga minyak dunia dan pelemahan nilai tukar.
Koordinasi lintas kementerian dilakukan secara intensif di bawah instruksi langsung Presiden untuk memastikan seluruh sektor strategis tetap stabil.
