FAKTANASIONAL.NET – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan keterkejutannya atas membengkaknya jumlah entitas di bawah naungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), 12/3.
Saat menghadiri HUT Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, ia menyoroti bagaimana satu perusahaan besar seperti Pertamina bisa memiliki hingga 200 anak dan cucu perusahaan.
Menurut Prabowo, struktur yang terlalu gemuk ini membuat manajemen menjadi tidak efektif dan sulit diawasi.
Hal yang paling disoroti Presiden adalah adanya aturan janggal yang menghambat audit negara terhadap entitas turunan BUMN.
