Peningkatan Kenyamanan Gerbong
Selain soal harga, Teddy menekankan perubahan fisik pada gerbong kereta.
Salah satu perubahan yang paling dirasakan penumpang adalah tata letak kursi yang kini tidak lagi dibuat saling berhadapan (face-to-face), yang selama ini sering dikeluhkan karena kurangnya ruang kaki.
“AC-nya nyala, toiletnya bagus, tempat duduknya juga nyaman. Saya sempat tanya ke pemudik, apakah keretanya nyaman, harganya murah, toiletnya bagus. Alhamdulillah mereka mengapresiasi,” ungkap Teddy menceritakan interaksinya dengan para penumpang di lokasi.
Ekspansi ke Luar Pulau Jawa
Pemerintah menegaskan bahwa standardisasi “Kereta Api Kerakyatan” ini tidak akan berhenti di Pulau Jawa saja.
Peningkatan kualitas layanan perkeretaapian nasional menjadi komitmen jangka panjang yang akan direplikasi di wilayah lain di Indonesia.
“Ini akan terus kita kembangkan. Ke depan, seluruh perkeretaapian di Indonesia, tidak hanya di Jawa, juga akan meningkat kualitas, kenyamanan, dan kebersihannya. Itu pesan dari Pak Presiden,” pungkas Seskab.
Kunjungan ini menandai keseriusan pemerintah dalam mengawal kenyamanan mudik 2026, memastikan bahwa transportasi umum tetap menjadi pilihan utama masyarakat dengan jaminan keamanan dan harga yang kompetitif.











