FAKTANASIONAL.NET – Indonesia menghadapi situasi kontras di penghujung masa libur Idulfitri 1447 H.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta justru mulai menerapkan sistem kerja fleksibel bagi aparatur sipil negara (ASN) guna mengelola mobilitas arus balik.
Lumpuhnya Nadi Transportasi di NTT
Hingga Selasa (24/3/2026), kondisi di Nusa Tenggara Timur dilaporkan masih kritis. Hujan ekstrem yang mengguyur sejak akhir pekan lalu telah memutus akses logistik utama di Desa Masebewa akibat kerusakan crossway Kali Lowo Regi.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mencatat setidaknya 12.981 jiwa terdampak di 10 desa.
Kerusakan tidak hanya menyasar pemukiman, tetapi juga sektor pangan dan infrastruktur dasar.
“Warga terpaksa menyeberangi arus banjir dengan berjalan kaki untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, yang berisiko bagi keselamatan. Selain itu, sekitar 15 hektare lahan persawahan terdampak dan pipa distribusi air bersih terputus,” ujar Abdul Muhari dalam keterangan resminya.
Situasi ini memperpanjang masa sulit di wilayah tersebut, mengingat NTT masih berada dalam Status Siaga Darurat Bencana yang berlaku hingga Juni 2026 mendatang.
