SDR: Inilah Dugaan Triliunan Investasi Abal-Abal ala Telkom

Telkom Indonesia/net.

FAKTANASIONAL.NET – Telkom Indonesia tengah dirundung masalah berat. Satu per satu kebobrokannya muncul ke permukaan. Setelah kasus investasi bodong TaniHub senilai 400 miliar rupiah, proyek fiktif 431 miliar rupiah yang disidik Kejati Jakarta, kini muncul banyak kasus yang melibatkan petinggi BUMN itu.

“Hasil audit investigasi Tim Studi Demokrasi Rakyat (SDR) di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut saat ini setidaknya ada 15 investigasi atas investasi Telkom Group yang sedang ditelaah Satgas Pemberantasan Korupsi,” kata Direktur Eksekutif SDR, Hari Purwanto dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Kamis (2/4/2026)

Telkom, melalui cucu perusahaannya — MDI Ventures — telah menggelontorkan triliunan investasi di pelbagai perusahaan baru (startup company).

“Kesimpulan awal kami 65% investasi yang dilakukan diduga menguap begitu saja,” bisik seorang penyidik di komisi antirasuah itu yang di sampaikan ke Tim SDR.

Lebih lanjut Direktur Eksekutif SDR, Hari Purwanto mengungkapkan, data yang diperoleh dari gedung KPK, menunjukan kerugian Telkom mencapai triliunan rupiah. Ini sebagian di antaranya:

1. Kasus KoinWorks

Pada awal tahun 2022, startup teknologi pembiayaan (fintech lending) KoinWorks meraih pendanaan seri C US$ 108 juta atau sekitar Rp 1,6 triliun. Investasi ini dipimpin oleh anak usaha Telkom Indonesia, MDI Ventures. “Kami bangga dapat bergabung dengan KoinWorks,” ujar Donald Wihardja, CEO MDI Ventures ketika itu.

Hasil kajian team Satgas mengungkapakan bahwa nilai kerugian Telkom mencapai 400 milyar rupiah.

“Bisik-bisik yang santer terdengar, investasi bodong di KoinWorks ini melibatkan banyak petinggi di Grup Telkom,” ungkap Hari.

Exit mobile version