Harga Minyak Dunia Meroket Tembus 112 Dolar, Dampak Selat Hormuz Ditutup?

Harga minyak mentah Brent dilaporkan anjlok kembali ke level sebelum konflik di kisaran 72 dolar AS per barel akibat melimpahnya pasokan dan penurunan permintaan dari China./(Ilustrasi/@pixabay)

Di sisi lain, kilang minyak dunia mulai kelimpungan mencari sumber alternatif dari Laut Utara. Meskipun OPEC+ berupaya menaikkan produksi sebesar 206.000 barel per hari mulai Mei mendatang, langkah ini dianggap belum cukup untuk menambal kekosongan stok dari Teluk.

Upaya perdamaian di Islamabad menemui jalan buntu setelah Iran menolak bertemu delegasi AS. Menariknya, Iran tetap membuka akses terbatas bagi negara sahabat seperti Oman, Prancis, dan Jepang.

Namun, bagi pasar global, ketidakpastian ini adalah mimpi buruk yang membuat harga bahan bakar terus merangkak naik tanpa kepastian kapan stabilitas akan kembali pulih.[dit]

Exit mobile version