Menkeu Purbaya Kaget Ada Motor Listrik Badan Gizi: Tahun Lalu Sudah Kami Tolak

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa APBN KiTa terkait kepastian tarif PPh final 0,5 persen bagi pelaku UMKM./net.

Kepala BGN: Sudah Masuk Anggaran 2025

Di sisi lain, Kepala BGN Dadan Hindayana memberikan penjelasan yang berbeda.

Ia memastikan bahwa pengadaan motor listrik tersebut telah masuk dalam rencana anggaran tahun 2025 dan bertujuan untuk mendukung mobilitas Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala SPPG,” ujar Dadan dalam keterangan tertulisnya.

Dadan juga mengklarifikasi simpang siur jumlah unit yang beredar di masyarakat. Ia membantah angka 70.000 unit yang viral di media sosial.

“Informasi 70.000 unit itu tidak benar. Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25.000 unit yang dipesan di tahun 2025,” tandasnya.

Saat ini, puluhan ribu unit motor listrik tersebut dilaporkan masih terparkir dan belum didistribusikan karena harus melewati proses pencatatan sebagai Barang Milik Negara (BMN).

Perbedaan suara antara Kemenkeu dan BGN ini kini menjadi sorotan publik terkait sinkronisasi kebijakan anggaran di internal pemerintah.

Exit mobile version