Hingga saat ini, MBG telah menjangkau 60,2 juta penerima manfaat, termasuk pengoperasian 166 sekolah rakyat bagi siswa dari keluarga prasejahtera.
Program ini terbukti efektif menjaga ketahanan pangan sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga miskin secara konkret.
Selain MBG, penguatan sektor pangan melalui ketersediaan pupuk juga menjadi pilar pendukung. Hal ini tercermin dari naiknya Nilai Tukar Petani (NTP) yang menunjukkan peningkatan produktivitas dan kesejahteraan di sektor agraris.
Cak Imin berharap integrasi antara ketahanan pangan dan energi ke depannya dapat terus memacu roda industri nasional demi mewujudkan kesejahteraan rakyat yang lebih merata dan berkelanjutan.[dit]











