FAKTANASIONAL.NET – Pasar saham Amerika Serikat kembali mencatatkan sejarah baru. Tiga indeks utama di Wall Street ditutup pada rekor tertinggi pada perdagangan Selasa (5/5/2026).
Lonjakan ini didorong oleh dominasi saham sektor semikonduktor, optimisme berkelanjutan terhadap teknologi Kecerdasan Buatan (AI), serta meredanya kekhawatiran geopolitik di Timur Tengah.
Stabilitas di Selat Hormuz setelah kepastian gencatan senjata antara AS dan Iran menjadi katalis positif yang meredakan kekhawatiran investor terhadap gangguan pasokan energi global.
Rekor Tertinggi di Tiga Indeks Utama
Berdasarkan data Reuters, Rabu (6/5/2026), seluruh sektor dalam S&P 500 berakhir di zona hijau dengan sektor teknologi dan material sebagai pemimpin penguatan:
-
S&P 500: Naik 0,81% ke level 7.259,22.
-
Nasdaq Composite: Menguat 1,03% ke posisi 25.326,13.
-
Dow Jones Industrial Average: Terangkat 0,73% ke level 49.298,25.
Sektor Chip dan AI Pimpin Reli
Sektor semikonduktor menjadi bintang pada perdagangan kali ini. Indeks semikonduktor PHLX melonjak tajam 4,2%, mencatatkan pertumbuhan fantastis sebesar 55% sepanjang tahun 2026 berjalan.
Lonjakan ini dipicu oleh saham Intel yang melesat hingga 13% menyusul rumor kolaborasi strategis dengan Apple dalam produksi chip.
AMD juga turut naik 4% didorong ekspektasi pertumbuhan pendapatan sebesar 33%. Tren ini mempertegas bahwa ketergantungan pasar terhadap ekosistem AI masih menjadi motor penggerak utama bursa.
