Jurus ‘Panda Bond’ di Tengah Gejolak Rupiah: Strategi Baru Tim Ekonomi Pemerintah

Ilustrasi - Dok. mandiriamalinsani.or.id

FAKTANASIONAL.NET – Menghadapi tekanan nilai tukar rupiah yang sempat anjlok, pemerintah Indonesia resmi mengumumkan rencana penerbitan instrumen utang baru yang dikenal sebagai Panda Bond.

Langkah strategis ini diputuskan dalam rapat antara tim ekonomi di bawah Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dengan Presiden Prabowo Subianto.Panda Bond merupakan surat utang dalam mata uang Yuan yang dipasarkan langsung di Tiongkok, menandai ambisi Indonesia untuk melakukan diversifikasi sumber pembiayaan luar negeri.

Langkah ini diambil di tengah indikator ekonomi domestik yang sebenarnya cukup solid, dengan pertumbuhan mencapai 5,6 persen di kuartal pertama 2026.

Namun, tingginya permintaan dolar secara siklikal memaksa pemerintah mengambil kebijakan preventif lainnya, termasuk memperketat batasan pembelian dolar menjadi maksimal USD 25.000 per orang per hari. Kebijakan ini bertujuan untuk menekan spekulasi dan mencegah kepanikan pasar yang dapat memperburuk nilai tukar.

Exit mobile version