Reunifikasi Korea Dibahas Mendalam saat Pertemuan Megawati dan Penasihat Presiden Korea Selatan

“Dengan Korea Selatan, Ibu Megawati juga dekat bahkan diundang saat pelantikan Presiden Korsel. Pernah juga menerima gelar profesor kehormatan dari Seoul Institute of the Arts pada 2022.”

“Pada 2015 Ibu Megawati menerima gelar doktor dari Korean Maritime University, dan 2017 menerima gelar doktor dari Mokpo National University. Sebelumnya, Ibu Megawati diundang dan menjadi pembicara utama dalam DMZ International Forum on the Peace Economy di Seoul, Korea Selatan, pada 2019. Forum ini membahas perdamaian dan reunifikasi Korea,” tambah Prof Rokhmin.

Pada kesempatan tersebut, Hasto menjelaskan bahwa Korut dan Korsel memiliki kesamaan sebagai satu bangsa, bahasa, dan budaya yang oleh karena perang dingin kemudian terbelah menjadi dua.

“Sehingga apa yang dilakukan Ibu Megawati merupakan aktualisasi dari pemikiran Bung Karno yang sejak awal mendorong perdamaian di Korea pada perang dingin guna menghindari perpecahan dari satu bangsa yang juga memiliki sejarah perlawanan terhadap penjajahan,” sebut Hasto.

Dialog berlangsung hangat apalagi Prof Kim, yang pernah menjabat sebagai Konsul Kehormatan RI di Busan selama 14 tahun (1993-2007), sangat fasih bicara bahasa Indonesia.

Usai tukar cinderamata, Megawati sambil bercanda sempat menanyakan umur Prof Kim.

“Sekarang berapa umur Prof, Kim” tanya Megawati.

“Saya 73 tahun,” jawabnya.

“Masih lebih muda. Saya 79,” kata Megawati sambil tersenyum.

Exit mobile version