FAKTANASIONAL.NET – Jagat media sosial kembali memanas. Berdasarkan pemberitaan pada 11 Mei 2026, sebuah unggahan video memicu perdebatan sengit usai menarasikan penampilan Menteri Agama yang berpakaian adat Aceh sebagai bentuk pelecehan budaya.
Alih-alih hanya mengkritik sang pejabat negara, amarah warganet justru bergeser dan menyoroti sikap pasif dari para tokoh serta pemimpin daerah Serambi Mekkah.
Polemik panas ini bermula dari unggahan akun bernama “Nanggroe Aceh” di sebuah platform video pendek.
Dalam tayangan tersebut, terlihat Menteri Agama tengah berdiri memberikan pidato kenegaraan berbalut busana adat Aceh.
Kontroversi meledak akibat teks berukuran besar yang sengaja disematkan kreator di dalam video. Teks itu secara provokatif menuding bahwa penggunaan baju adat tersebut merupakan tindakan melecehkan rakyat Aceh.
Pada kolom keterangan, sang pengunggah juga mempertegas bahwa aksi pejabat negara itu merendahkan nilai-nilai keislaman di wilayah tersebut.
