“Australia minta tolong kita. Kita jual pupuk ke Australia 500 ribu ton urea. Filipina juga minta ke kita, kemudian India minta ke kita, Bangladesh minta ke kita, Brasil minta ke kita. Perintah saya bantu semua,” tegasnya.
Tidak hanya pupuk, Indonesia juga mulai dilirik oleh banyak negara untuk memenuhi kebutuhan beras global. Menurut Presiden, capaian ini mustahil terwujud tanpa adanya langkah cepat penguatan sektor pertanian dalam beberapa tahun terakhir.
“Bayangkan kalau kita tidak swasembada. Kalau kita tidak buru-buru bereskan masalah pertanian,” tambahnya.
“Untung kita punya Menteri Pertanian yang hebat. Karena dia memang anaknya petani. Tiap saya telepon ada di sini, ada di situ. Ini menteri yang hebat. Terima kasih,” puji Presiden Prabowo.
Pujian serupa juga dialamatkan kepada Wakil Menteri Pertanian (Wamenkeu) Sudaryono yang dianggap kompak dalam memperkuat sektor agraris nasional.
“Timnya juga hebat. Wakil menterinya juga hebat. Anak petani jadi mengerti, tidak bisa dibohongi,” imbuh Presiden.











