“Diskonnya 51 persen, sesuai HUT ke-51. Ini untuk pelanggan pasif yang membuka sambungan kembali, khususnya yang sudah empat bulan ke atas,” ujarnya.
Secara teknis, skema pelonggaran biaya sambung kembali ini dialokasikan untuk klasifikasi pelanggan golongan rumah tangga dengan kode register 2A1, 2A2, dan 2A3. Otoritas perusahaan menetapkan masa berlaku program stimulus tersebut dimulai sejak 18 Mei hingga batasan akhir pada 31 Juli 2026.
Melalui langkah pemotongan biaya ini, manajemen memproyeksikan adanya pemulihan rasio pelanggan aktif sekaligus perluasan jangkauan distribusi air bersih kepada masyarakat secara riil.
“Semoga ini bermanfaat bagi pelanggan pasif, sehingga mereka bisa menjadi pelanggan aktif kembali,” kata Abdullah.
(*Red)
