Evolusi Sanksi Uni Eropa terhadap Iran
Sanksi terhadap Iran sebenarnya bukan hal baru, melainkan respons yang terus berkembang mengikuti dinamika konflik global:
-
Juli 2023: Kerangka sanksi pertama kali ditetapkan Uni Eropa sebagai respons atas dukungan militer Iran berupa pasokan senjata ke Rusia dalam perang di Ukraina.
-
Mei 2024: Cakupan sanksi diperlebar menyusul sokongan Iran terhadap kelompok-kelompok bersenjata di Timur Tengah dan Laut Merah, termasuk serangan pesawat tak berawak (drone) dan rudal Teheran ke wilayah Israel pada April 2024.
-
Mei 2026: Sanksi kembali diperluas demi mengamankan jalur perdagangan maritim di Selat Hormuz.
Perluasan sanksi teranyar ini dipicu oleh meningkatnya kekhawatiran internasional atas keamanan jalur pelayaran internasional.
Dalam kesimpulan resmi yang diadopsi pada 19 Maret, Dewan Eropa mendesak implementasi penuh Resolusi Dewan Keamanan PBB 2817 serta menegaskan pentingnya menjaga kebebasan navigasi.
Dalam dokumen tersebut, Dewan Eropa secara eksplisit mengutuk “segala tindakan yang mengancam navigasi atau mencegah kapal memasuki dan keluar dari Selat Hormuz.”
Baca Juga: Project Freedom: Misi Berani Donald Trump Bebaskan 20.000 Pelaut di Selat Hormuz
