Tensi Selat Hormuz Mereda, Bursa Saham Asia dan Wall Street Langsung Pesta Pora

Lokasi Selat Hormuz di Peta/(fkn)

FAKTANASIONAL.NET – Awal pekan ini menjadi momen kebangkitan yang signifikan bagi pasar saham global. Mayoritas bursa Asia kompak menghijau seiring mencuatnya optimisme pembukaan kembali Selat Hormuz yang berdampak langsung pada merosotnya harga minyak mentah dunia.

Mengutip laporan dari CNBC Internasional pada 25 Mei, sentimen positif ini berhasil menggerakkan roda pasar setelah sebelumnya sempat terguncang hebat akibat blokade pelabuhan Iran oleh otoritas Washington.

Kepanikan pasar energi berangsur pulih pasca pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Melalui sebuah unggahan di platform Truth Social, Trump menegaskan bahwa proses negosiasi dengan pihak Iran kini berjalan dengan sangat tertib dan konstruktif.

Sang Presiden turut menginstruksikan para perwakilannya agar tidak tergesa-gesa dalam menandatangani kesepakatan akhir, karena ia meyakini penuh bahwa waktu sedang berpihak pada mereka.

Sinyal positif dari negosiasi ini langsung memukul mundur harga emas hitam dunia secara masif. Kontrak berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman bulan Juli tercatat anjlok signifikan sebesar 4,52 persen ke level US$92,23 per barel.

Exit mobile version