Studi Terbaru: Konsumsi Kedelai dan Kacang-kacangan Ampuh Turunkan Risiko Darah Tinggi, Ini Takaran Idealnya

Penelitian terbaru dalam jurnal BMJ Nutrition membuktikan konsumsi harian produk kedelai seberat 60-80 gram dapat menurunkan risiko hipertensi hingga 29 persen./Dok. KlikDokter

FAKTANASIONAL.NET — Kabar baik bagi pencinta panganan lokal seperti tahu, tempe, dan kacang-kacangan. Sebuah penelitian terbaru yang dimuat dalam jurnal BMJ Nutrition Prevention & Health mengungkapkan bahwa mengonsumsi makanan nabati, khususnya kedelai dan legumes (sejenis kacang-kacangan), terbukti ampuh membantu menurunkan risiko tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Dalam penelitian yang berbasis tinjauan sistematis dan meta-analisis terhadap 12 studi kohort prospektif tersebut, para peneliti menemukan korelasi kuat antara konsumsi rutin komoditas ini dengan penurunan potensi hipertensi secara signifikan.

“Dalam meta-analisis terhadap 12 studi kohort prospektif ini, konsumsi kacang-kacangan dan kedelai dikaitkan dengan risiko hipertensi yang lebih rendah,” tulis tim peneliti, dilansir dari laman BMJ Journals, Selasa (26/5).

Baca Juga: Dolar Menguat, Mentan Amran: Ekonomi Desa Tetap Tangguh Ditopang Sektor Pertanian

Takaran Harian untuk Hasil Maksimal

Meski berkhasiat tinggi, para peneliti menggarisbawahi bahwa konsumsi makanan nabati ini harus berada dalam takaran atau porsi harian yang pas agar manfaatnya bagi tubuh bisa optimal.

Melansir data dari SciTechDaily, berikut adalah rincian porsi harian yang direkomendasikan berdasarkan hasil analisis:

Exit mobile version