SINGKAWANG, FAKTANASIONAL.NET – Sebanyak 22 tim peserta sukses memeriahkan kompetisi parade tari pada rangkaian perayaan Gawe Dayak Naik Dango ke-26 di Rumah Adat Dayak Singkawang pada Sabtu (30/5/2026).
Wakil Wali Kota Singkawang Muhammadin hadir secara langsung untuk menyaksikan ragam penampilan seni budaya tradisional warisan leluhur nusantara tersebut.
Pimpinan daerah itu juga berkesempatan menyerahkan hadiah secara langsung kepada para pemenang kompetisi lomba tari tradisional di lokasi acara.
Penyerahan penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi nyata pemerintah daerah atas kreativitas dan dedikasi peserta dalam melestarikan budaya lokal.
Rangkaian agenda parade tari pada perayaan Gawe Dayak Naik Dango ini menampilkan beragam kreasi seni budaya yang sarat akan makna mendalam.
Setiap gerakan tarian tersebut secara visual menggambarkan kekayaan tradisi serta identitas masyarakat adat yang terus dijaga dari generasi ke generasi.
Muhammadin menilai tingginya antusiasme peserta lomba dan warga menunjukkan bahwa pelestarian kebudayaan memiliki tempat khusus di hati masyarakat.
Perayaan adat tahunan ini bukan sekadar pesta kebudayaan semata melainkan ruang strategis untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga perkotaan.
“Parade tari malam ini memperlihatkan betapa kayanya budaya Dayak yang kita miliki. Kreativitas para peserta luar biasa dan menjadi bukti bahwa generasi muda tetap memiliki semangat untuk menjaga serta melestarikan warisan budaya leluhur,” ujarnya.
Pemerintah daerah memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran panitia penyelenggara maupun seniman yang terlibat aktif.
Ucapan terima kasih secara khusus ditujukan kepada aparat keamanan serta elemen masyarakat yang konsisten menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan kesenian ini.
“Atas nama Pemerintah Kota Singkawang, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Kegiatan ini berjalan dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Ini menunjukkan bahwa budaya mampu menjadi perekat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kota Singkawang,” katanya.
Pemerintah sangat berharap momentum pelestarian tradisi ini dapat terus menjadi wadah utama pemersatu seluruh lapisan masyarakat daerah setempat.
Kegiatan pelestarian kesenian daerah ini dinilai sangat krusial untuk memperkuat identitas budaya warisan leluhur di tengah laju perkembangan zaman modern.
“Melalui kegiatan ini, warisan budaya Dayak diharapkan tetap lestari dan terus dikenal oleh generasi muda sebagai bagian penting dari kekayaan budaya Kota Singkawang,” pungkasnya.
(*Red)











