Menurut Miftahudin, respons cepat tersebut penting untuk mencegah api meluas lebih besar di kawasan dengan tingkat kepadatan tinggi seperti Pasar Jiung.
“Situasi di sana berbeda dengan pasar permanen biasa. Ini kawasan hidup dengan aktivitas rakyat yang sangat padat, sehingga penanganannya juga harus cepat dan terukur,” ujarnya.
IKAPPI DKI juga meminta pemerintah tidak hanya fokus pada proses pemadaman, tetapi memastikan pemulihan bagi masyarakat dan pedagang kecil yang terdampak dapat berjalan maksimal.
“Banyak warga menggantungkan hidup dari aktivitas kios, lapak malam, hingga perdagangan kecil di kawasan itu. Karena itu proses pemulihan ekonomi masyarakat harus menjadi prioritas setelah penanganan darurat selesai,” tutup Miftahudin.
