Ribuan Pengunjung Padati Penutupan Gawai Buktikan Keramahan Masyarakat Dayak Singkawang

Wakil Wali Kota Singkawang Muhammadin mengapresiasi kemeriahan kompetisi parade tari dalam perayaan kebudayaan Gawe Dayak Naik Dango. (Dok. Ist)

SINGKAWANG, FAKTANASIONAL.NET – Ribuan warga tumpah ruah memadati area Rumah Adat Dayak Kota Singkawang untuk menyaksikan langsung malam penutupan perhelatan budaya pada Minggu (31/5/2026).

Para pengunjung dari berbagai kalangan hadir untuk menikmati rangkaian hiburan terakhir dari agenda perayaan tradisi tahunan tersebut.

Ketua Panitia Gawe Dayak Naik Dango XXVI Andreas Aan mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan sejak awal pembukaan.

Ia menyebutkan bahwa kelancaran acara penutupan ini juga sangat didukung oleh kondisi cuaca yang cerah selama masa pelaksanaan di lapangan.

Andreas Aan menilai kesuksesan pagelaran ini tidak terlepas dari sikap terbuka dan toleran yang ditunjukkan oleh masyarakat Dayak Singkawang.

Sikap ramah penduduk lokal tersebut mampu menciptakan suasana lingkungan yang sangat nyaman dan aman bagi seluruh pengunjung.

Tingginya antusiasme warga yang memadati setiap rangkaian kegiatan menjadi indikator kuat bahwa acara ini sangat diminati oleh publik.

Agenda kebudayaan ini terbukti telah menjadi salah satu perhelatan besar yang selalu dinantikan oleh banyak kalangan setiap tahun.

“Seluruh rangkaian acara selalu dipadati pengunjung, dan ini membuktikan bahwa masyarakat Dayak Kota Singkawang adalah insan yang penuh keramahan dan toleransi,” ujarnya.

Aan menambahkan bahwa perayaan ini tidak lagi sekadar menjadi ritual atau selebrasi budaya eksklusif bagi suku Dayak semata.

Perhelatan ini telah berkembang pesat menjadi sebuah ajang pariwisata budaya yang berhasil menyatukan berbagai elemen warga tanpa memandang latar belakang.

Setiap tahunnya perayaan tradisi ini selalu sukses menyedot perhatian wisatawan yang ingin melihat langsung kekayaan budaya lokal.

Sikap inklusif dari masyarakat Dayak Singkawang dinilai menjadi faktor utama dalam menjaga keharmonisan perayaan keberagaman di kota tersebut.