Kebakaran di Kemayoran Memaksa 679 Jiwa Mengungsi ke Tenda Darurat

Menurutnya, hasil survei dan evaluasi yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, sebagian besar kebakaran di Ibu Kota berawal dari masalah instalasi listrik.

“Karena di Jakarta ini hampir rata-rata kebakaran terjadi karena korsleting listrik. Itu berdasarkan survei kita hampir 95 persen,” ujarnya.

Ia menjelaskan penggunaan listrik yang berlebihan dalam satu titik stop kontak menjadi salah satu temuan yang kerap dijumpai di pemukiman padat penduduk.

“Saya minta maaf, teman-teman tahu bagaimana situasinya. Kadang-kadang dalam rumah seperti ini ada satu stop kontak dicolok 10 charger HP, kemudian belum buat kompor segala macam. Akibatnya inilah, terjadi panas,” tuturnya.

Ia mengaku sebenarnya ingin datang sejak malam kejadian, namun kunjungannya ditunda agar proses penanganan darurat tidak terganggu.

“Sebetulnya dari semalam saya ingin ke sini, cuma dari Pak Wali menyarankan jangan dulu karena akan terjadi kekacauan. Kadang-kadang, kalau saya hadir, bukan menjadi enak, tapi menjadi ribet,” katanya. (OTN-Deman)