PONTIANAK, FAKTANASIONAL.NET – Pemerintah Kota Pontianak menggelar tahap penilaian lomba kelurahan tingkat kota di Pontive Center Kantor Wali Kota pada Kamis (4/6/2026).
Ajang kompetisi tahunan ini mengharuskan enam wilayah peserta untuk memaparkan berbagai inovasi UMKM kelurahan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan warga.
Keenam peserta tersebut merupakan instansi kelurahan terbaik yang terpilih dari hasil seleksi ketat di wilayah kecamatannya masing-masing.
Peserta kompetisi ini meliputi Kelurahan Akcaya, Kelurahan Sungai Jawi, Kelurahan Siantan Tengah, Kelurahan Bangka Belitung Laut, Kelurahan Pal Lima, serta Kelurahan Tanjung Hulu.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Pontianak Rifka menjelaskan tujuan strategis kegiatan ini.
Kompetisi wilayah ini dilaksanakan sebagai wujud nyata upaya pemerintah kota dalam meningkatkan kompetensi serta memotivasi kinerja aparatur wilayah.
Pemerintah menargetkan aparatur kelurahan agar dapat semakin proaktif dalam memperkuat berbagai program pemberdayaan masyarakat kelas bawah.
Kelurahan dinilai memiliki posisi yang sangat strategis sebagai garda terdepan pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan warga setiap hari.
Peran aktif aparatur kelurahan sangat menentukan tingkat keberhasilan penggerakan roda ekonomi kerakyatan melalui optimalisasi keberadaan usaha kecil.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin setiap kelurahan dapat menampilkan berbagai inovasi, potensi unggulan, serta praktik-praktik terbaik dalam membangun partisipasi masyarakat dan memperkuat ekonomi lokal,” tuturnya.
Rifka berharap ajang unjuk inovasi UMKM kelurahan ini mampu menjadi ruang yang positif bagi aparatur untuk saling berbagi pengalaman antarwilayah.
Kompetisi tahunan ini juga diyakini mampu melahirkan instansi percontohan yang memberikan inspirasi segar bagi wilayah lainnya di Kota Pontianak.
“Penilaian Lomba Kelurahan Tingkat Kota Pontianak Tahun 2026 diikuti unsur pemerintah kecamatan, kelurahan, TP PKK, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta tim juri yang akan menentukan kelurahan terbaik untuk mewakili Kota Pontianak pada jenjang berikutnya,” tutup Rifka.
(*Red)











