JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET | Peringatan Hari Lahir Bung Karno ke-125 (Ir. Soekarno/Bung Karno lahir pada 6 Juni 1901) memiliki makna sangat penting dan mendalam di tengah kondisi Indonesia saat ini.
Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengatakan, Bung Karno lahir di tengah pasang naik revolusi kemanusiaan. Bung Karno berjuang membebaskan rakyat Indonesia dan umat manusia dari berbagai belenggu penjajahan.
Jejak perjuangan Bung Karno itu terlihat jelas melalui pidato Indonesia Menggugat, Mencapai Indonesia Merdeka, dan Lahirnya Pancasila, serta pemikiran geopolitik Bung Karno yang tercermin dari pelaksanaan Konferensi Asia Afrika, Gerakan Non Blok, Conference of the New Emerging Forces, Konferensi Islam Asia Afrika, Konferensi Internasional Anti Pangkalan Militer Asing, hingga gagasan revolusioner mengubah tata dunia agar bebas dari Nekolim melalui To Build The World A New.
“Pemikiran dan cita-cita Bung Karno sangat kental dengan spirit dan narasi pembebasan,” tegas Hasto, Sabtu (6/6/2026).
Hasto yang meraih gelar doktor di Universitas Pertahanan RI dengan tesis tentang Geopolitik Soekarno menegaskan, bahwa peringatan hari Lahirnya Bung Karno ke 125 tahun ini sangatlah penting guna memahami Bung Karno yang lahir di tengah pasang naik revolusi kemanusiaan melalui perjuangan kemerdekaan Indonesia.
“Maknanya, berbagai bentuk penindasan dalam politik, ekonomi, dan kebudayaan harus dihapuskan agar muncul keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” tegas Hasto.
