Momentum ini direkayasa menjadi wadah intelektual untuk menyinkronkan visi dan mempertajam daya gedor lembaga perempuan dalam mengeksekusi misi kemasyarakatan.
Ia meyakini, tantangan multidimensi kaum hawa di Benua Etam membutuhkan respons kolektif yang taktis.
“Pertemuan hari ini memiliki urgensi tinggi. Selain merajut tali silaturahmi pengurus BKOW dan GOW, kami membuka ruang dialektika bagi para pemimpin organisasi wanita. Tujuannya murni untuk mencari solusi aplikatif atas ragam permasalahan struktural yang merantai kaum perempuan di Kalsel. Seluruh strategi cemerlang ini pasti kami adopsi ke dalam cetak biru program kerja mendatang,” papar Ellyana antusias.
Lebih jauh, tokoh perempuan Kalsel tersebut menekankan paradigma baru yang harus diemban. Organisasi wanita masa kini diwajibkan bertransformasi menjadi katalisator perubahan sosial yang progresif.
Lembaga ini memegang kunci strategis guna mendongkrak indeks kualitas hidup para perempuan, menjaga ketahanan keluarga, serta memajukan tatanan masyarakat madani.
Melalui konsolidasi lintas daerah ini, gagasan dan kritik membangun yang mencuat dalam ruang sidang diharapkan mampu dikonversi menjadi regulasi dan aksi nyata.[dit]
