FAKTANASIONAL.NET – Penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) periode 2025-2026 terus bergulir panas.
Dilansir dari CNN 15/6, Kejaksaan Agung (Kejagung) menjadwalkan pemeriksaan intensif terhadap mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya, pada pekan depan.
Pemanggilan ini menjadi babak baru dalam upaya membongkar tuntas skandal yang merugikan negara triliunan rupiah tersebut.
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Syarief Sulaeman Nahdi, mengonfirmasi bahwa pemeriksaan Sony tidak hanya fokus pada materi korupsi, tetapi juga untuk mendalami permohonan justice collaborator (JC) yang bersangkutan ajukan.
Pengajuan ini memantik rasa penasaran publik, mengingat Sony berjanji akan membuka tabir keterlibatan pihak-pihak lain dalam pusaran korupsi pengadaan barang MBG.
Dalam pengajuan JC tersebut, Sony secara mengejutkan menyeret 26 nama baru yang diduga kuat ikut menikmati aliran dana haram atau memuluskan proyek fiktif di BGN.
Syarief memaparkan bahwa saat ini tim penyidik sedang meneliti kelayakan permohonan tersebut secara komprehensif. Pasalnya, Sony hingga kini belum menyerahkan alat bukti konkret untuk menguatkan kesaksiannya.
