“Bosowa Group banyak melakukan kerja sama dengan Taiwan, mulai dari semen, baja, hingga alat berat,” ungkap Aksa Mahmud.
Melalui fasilitasi paviliun khusus di IIES 2026 ini, Aksa berharap arus investasi dari para investor Taiwan ke sektor riil di Indonesia dapat bergerak semakin masif.
“Kami berharap lebih banyak pengusaha Taiwan datang dan memperkuat kerja sama dengan Indonesia,” pungkas Aksa.
Pamerkan Penerjemah AI hingga Gadget Bisnis Pintar
Dalam pameran kali ini, Taiwan Select Pavilion unjuk gigi dengan memperkenalkan serangkaian terobosan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI).
Beberapa produk futuristik yang menyedot perhatian di antaranya adalah Double G AI Instant Translator yang mampu menerjemahkan lebih dari 100 bahasa secara instan.
Ada pula perangkat Portable Smart Touch 27 Inch yang didesain fleksibel untuk menunjang kebutuhan presentasi bisnis, serta lini Smart Mobile Display terintegrasi pintar.
Selain perangkat digital, inovasi gaya hidup juga ditampilkan lewat produk Papa-Sit, yakni kursi boncengan anak untuk sepeda dengan standar keamanan mutakhir guna menyasar pasar keluarga urban.
Melalui keikutsertaan di IIES 2026, sinergi bilateral antara Indonesia dan Taiwan diharapkan mampu menembus level baru, khususnya dalam mempercepat adopsi teknologi pintar dan pengembangan industri kreatif di tanah air.
Baca Juga: UMKM Banjarmasin Banjir Modal! Program UMARA Tawarkan Pinjaman 150 Juta Tanpa Bunga
