“Saat itu saya panik dan gemetar. Saya baru saja mengalami kejadian yang luar biasa. Jadi bukan berarti saya hanya ingin memberi Rp100 ribu,” ujar Kliwon memberikan klarifikasi, Jumat (19/6).
Kliwon juga menegaskan bahwa keputusan untuk memberangkatkan Kusriyati ke Tanah Suci bukanlah bentuk pembelaan diri akibat desakan netizen setelah beritanya viral. Niat mulia tersebut lahir dari lubuk hatinya dan sang istri setelah mendengar impian tulus dari sang juru parkir tua.
“Hadiah itu bukan karena setelah viral imbalan Rp100 ribu, tapi saya dan istri ikhlas untuk mengajak umrah, setelah beliau mengungkapkan ingin melihat Ka’bah,” lanjut Kliwon.
Kini, impian Kusriyati untuk menginjakkan kaki di tanah suci Mekah dan melihat Ka’bah secara langsung akan segera menjadi kenyataan, berkat kejujuran dan keberanian yang ia tunjukkan di jalanan.
Baca Juga: KPK Dalami Dugaan Aliran Dana Kemenag ke Pansus Haji DPR 2024
