“Yang mengerti bisnis pelayaran saja tidak mampu mengatasi kondisi ini, apalagi yang tidak. Dalam bisnis pelayaran itu sangat rumit, ini berbeda dengan bisnis lainnya,” ungkap Siswanto.
Lebih lanjut, Siswanto menyentil kondisi keuangan Pelni yang selama ini dinilai kurang sehat dan sangat bergantung pada suntikan dana negara, mulai dari skema Penyertaan Modal Negara (PMN) hingga subsidi tarif berbentuk Public Service Obligation (PSO).
“Agak sulit dalam situasi seperti sekarang, pesimis perusahaan ini bisa berkembang,” tandasnya.
Struktur Baru Manajemen PT Pelni (Persero) Pasca-RUPS
Meskipun diwarnai kritik, berikut adalah susunan kepemimpinan terbaru PT Pelni (Persero) yang sah berdasarkan hasil keputusan rapat pemegang saham:
Jajaran Direksi Terbaru:
-
Direktur Utama: Budi Setyawan Wijaya
-
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Triswahyu Herlina
-
Direktur Armada dan Teknik: Kokok Susanto
-
Direktur SDM dan Umum: Heri Purnomo
-
Direktur Usaha Angkutan Penumpang: Nuraini Dessy W
-
Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut: Hana Suhardi
Susunan Dewan Komisaris Terbaru:
-
Komisaris Utama: Soenarko Gatie Atmodjo
-
Komisaris: Faturohman
-
Komisaris: Budi Mantoro
-
Komisaris: Moekhlas Sidik
-
Komisaris Independen: Sosialisman Hidayat Hasibuan
Baca Juga: Tragedi Demo Buruh 28 Agustus 2025, Ojol Diduga Terlindas Barakuda
