FAKTANASIONAL.NET – Seorang pria berinisial LO berusia 40 tahun dilaporkan tenggelam di Sungai Kapuas kawasan Desa Penyalimau Kabupaten Sanggau pada Sabtu (27/6/2026).
Korban yang merupakan warga Desa Sungai Alai tersebut hingga kini masih dalam proses pencarian intensif oleh petugas gabungan.
Peristiwa nahas itu bermula sekitar pukul 11.30 WIB ketika korban sedang menyeberang menuju rumah orang tuanya dengan membawa sepeda motor.
Korban menyeberangi perairan menggunakan jasa motor air dari Dermaga Sungai Tapang dengan tujuan akhir menuju Dermaga Penyalimau.
Sekitar 50 meter sebelum kapal bersandar di dermaga tujuan korban tiba-tiba mengalami kejang saat masih berada di atas motor air.
Akibat hilangnya kesadaran tersebut korban langsung terjatuh ke aliran air yang deras dan tenggelam di Sungai Kapuas.
Motoris penyeberangan bernama Yatni sempat berupaya mencari korban di sekitar titik lokasi jatuhnya namun terhalang oleh derasnya arus sungai.
Setelah upaya pencarian mandiri tidak membuahkan hasil saksi bersama Kepala Wilayah Sungai Tapang langsung mendatangi rumah keluarga korban untuk melapor.
Pihak keluarga membenarkan bahwa korban selama ini memang memiliki riwayat penyakit epilepsi yang sering memicu kejang dan hilang kesadaran.
Polsek Kapuas yang menerima informasi pada Sabtu siang langsung mendata identitas korban serta berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sanggau.
Kapolsek Kapuas Iptu Marianus menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah cepat guna mendukung proses pencarian korban di lokasi kejadian.
“Kami langsung merespons laporan masyarakat dengan melakukan koordinasi bersama BPBD Kabupaten Sanggau serta perangkat desa setempat untuk mendukung proses pencarian korban. Kami juga mengimbau masyarakat yang berada di sepanjang aliran Sungai Kapuas agar segera melaporkan kepada aparat apabila melihat tanda-tanda keberadaan korban,” ungkapnya.
Marianus menambahkan bahwa anggota Bhabinkamtibmas terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan tokoh masyarakat demi memperluas jangkauan informasi pencarian.
Aparat mengimbau seluruh masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar perairan terutama bagi warga dengan riwayat penyakit khusus.
(*Red)











