“Jadi itu pertama tentunya confidence dari offshore yang tentu juga akan tercermin dari confidence di masyarakat kita di Indonesia,” ucap Destry.
Penguatan Operasi Moneter dan Likuiditas Pasar
Selain menerapkan kebijakan suku bunga ketat, Bank Indonesia juga melakukan intervensi melalui operasi moneter guna menjaga stabilitas pasar uang dan pasar valuta asing (valas).
Hingga akhir Juni 2026, volume ekspansi likuiditas yang dikucurkan BI dilaporkan meningkat menjadi sekitar Rp1.000 triliun, naik dari posisi akhir Mei yang berada di kisaran Rp600 triliun.
“Khusus itu untuk menjaga likuiditas agar tidak terjadi gejolak harga di pasar uang dan pasar valas kita,” tutur Destry.
Baca Juga: Aseng Cuci Uang Bauksit dan Emas Ilegal Gandeng Pejabat Bank BUMN Pontianak
