Selisih Harga Picu Migrasi Konsumen ke BBM Bersubsidi

Foto ilustrasi /net.

FAKTANASIONAL.NET – PT Pertamina (Persero) tengah mengamati fenomena pergeseran (shifting) konsumen dari penggunaan bahan bakar nonsubsidi ke bahan bakar bersubsidi.

Hal ini dipicu oleh lebarnya selisih harga antara Pertamax yang saat ini dibanderol Rp16.250 per liter dengan Pertalite yang dipatok Rp10 ribu per liter.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan ketat untuk memastikan penyaluran BBM tetap sesuai dengan kebutuhan dan aturan yang berlaku.

“Kalau shifting atau kegiatan perubahan dari pengguna, sebenarnya ini memang kami terus memantau, sehingga dalam penyalurannya sendiri, kami melihat bagaimana kami menyalurkan BBM nonsubsidi dan subsidi ini,” ujar Baron ditemui di Grha Pertamina, dikutip redaksi dari CNN pada 5/7/2026.

Langkah ini bertujuan menjaga agar kuota subsidi tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang secara ekonomi mampu membeli BBM nonsubsidi.

Exit mobile version