CEO PT Trans Optima Perkasa, Agung Beratha, menambahkan bahwa pasar ride-hailing di Indonesia masih menyimpan potensi pertumbuhan yang sangat besar.
Dengan pengelolaan lebih dari 1.400 kendaraan dalam tiga tahun terakhir, TOP optimistis penambahan 250 unit baru ini akan meningkatkan efisiensi operasional perusahaan.
Inisiatif ini juga diharapkan memberikan peluang bagi kelompok masyarakat luas, termasuk kaum ibu, untuk ikut berkontribusi dalam perekonomian keluarga melalui sistem sewa yang fleksibel.
Fokus pada kendaraan listrik menjadi poin krusial dalam mendukung visi transportasi berkelanjutan di masa depan.
Dengan edukasi berkelanjutan dan akses mudah terhadap armada, kedua perusahaan berharap dapat menciptakan dampak ekonomi nyata bagi seluruh pihak yang terlibat dalam ekosistem ride-hailing ini.[dit]
