Opini  

Waktunya Polri Evaluasi Atas Tragedi Katingan, Bukan Sekadar Belasungkawa

Waktunya Polri Evaluasi Atas Tragedi Katingan, Bukan Sekadar Belasungkawa

GUGURNYA tiga personel di Desa Tumbang Kelemei, Kabupaten Katingan, memang merupakan duka yang mendalam.

Gugurnya tiga personel Polres Katingan bukan hanya meninggalkan luka bagi keluarga, tetapi juga menjadi pengingat bahwa tugas kepolisian memiliki risiko yang sangat besar.

Namun, di balik duka tersebut, ada pelajaran penting yang tidak boleh diabaikan, yakni perlunya evaluasi dan pembenahan di tubuh Polri, agar tidak terjadi kedua kalinya.

Menghormati jasa anggota yang gugur tidak berarti menutup ruang kritik terhadap institusi. Sebaliknya, penghormatan terbaik adalah memastikan peristiwa serupa dapat diminimalkan melalui perbaikan sistem.

Evaluasi terhadap standar operasional, pemetaan risiko, kesiapan personel, koordinasi di lapangan, hingga dukungan perlengkapan harus dilakukan secara menyeluruh dan terbuka.

Polri juga perlu memperkuat kemampuan intelijen, meningkatkan kualitas pelatihan personel, serta memastikan setiap operasi didasarkan pada informasi yang akurat dan perencanaan yang matang.

Keselamatan anggota harus menjadi prioritas, karena mereka adalah aset negara yang bertugas memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Exit mobile version