Indonesia Tak Perlu Impor Solar, Pemerintah Implementasi Program Mandatori Biodiesel B50

“Saudara sekalian dengan diluncurkannya program ini Indonesia resmi jadi negara pertama di dunia yang terapkan mandatori biodiesel B50,” ujarnya.

Prabowo Subianto meneruskan ini bukan sekedar pencapaian teknologi, tapi bukti Indonesia mampu gunakan kekayaan alam untuk kepentingan rakyat sendiri. Ini tonggak penting untuk menunjang kemandirian energi.

PT Pertamina Patra Niaga telah menyalurkan biodiesel B50 untuk tahap awal sebanyak 37,92 juta liter B50 ke berbagai wilayah di Indonesia. B50 disalurkan melalui 29 dari 126 terminal Pertamina.

Perusahaan juga telah menyiapkan infrastruktur penyaluran B50 mulai dari Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) hingga lembaga penyalur seperti Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Agen Premium Minyak Solar (APMS).

Program B40 menghemat devisa sebesar Rp 133,3 triliun pada 2025 dan melalui Mandatori B50 pada 2026 diperkirakan meningkat menjadi sekitar Rp 170 triliun.

Program B50 diperkirakan meningkatkan nilai tambah Crude Palm Oil (CPO) dari Rp20,92 triliun menjadi sekitar Rp23,49 triliun. Hal ini juga menyerap sekitar 2,1 juta tenaga kerja dan menurunkan emisi gas rumah kaca hingga sekitar 44,46 juta ton CO₂ pada 2026. (adm)