Wakil Gubernur Kalimantan Barat Peringatkan Perusahaan Sawit Untuk Patuhi Aturan Lokal Dan Optimalkan Program CSR

Wakil Gubernur Kalimantan Barat saat memberikan arahan tegas kepada para pengusaha perkebunan mengenai pentingnya kepatuhan terhadap regulasi lokal. (Dok. HO/Faktanasional)

FAKTANASIONAL.NET – Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan menyoroti rendahnya pelaksanaan program kesejahteraan warga oleh sejumlah korporasi perkebunan di wilayahnya pada Selasa (14/7/2026).

Hal tersebut ditegaskannya saat memimpin rapat koordinasi bersama perwakilan Badan Usaha Milik Negara dan swasta di Kantor Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Barat.

Krisantus menegaskan bahwa setiap Perusahaan Sawit di Kalbar harus memiliki komitmen kuat untuk turut membangun daerah tempat mereka beroperasi.

Ia mewajibkan seluruh manajemen korporasi untuk menghormati kearifan lokal serta mematuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Jangan mentang-mentang BUMN atau perusahaan besar, lalu mengabaikan kewajiban. Anda beroperasi di Kalimantan Barat, maka harus mengikuti kearifan lokal dan peraturan yang berlaku di sini,” tegasnya.

Pemerintah daerah secara khusus menyoroti pelaksanaan tanggung jawab sosial oleh berbagai Perusahaan Sawit di Kalbar yang dinilai belum memberikan hasil maksimal.

Keberadaan kawasan permukiman kurang layak di sekitar lokasi perkebunan menjadi indikator utama bahwa program sosial tersebut belum tepat sasaran.

“Kalau masih ada kawasan kumuh di sekitar perusahaan, berarti CSR belum dijalankan dengan baik. Kehadiran perusahaan harus mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.

Krisantus mendesak korporasi untuk tidak sekadar mencari keuntungan bisnis semata tanpa peduli pada dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.

Seluruh program sosial kemasyarakatan harus dirancang secara berkelanjutan agar benar-benar mampu meningkatkan taraf hidup warga di wilayah pedesaan.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berjanji akan menjadwalkan pertemuan lanjutan guna mengevaluasi kepatuhan operasional seluruh korporasi perkebunan tersebut secara menyeluruh.

“Saya akan mengawal ketat implementasi arahan ini. Pertemuan lanjutan akan dijadwalkan agar seluruh perusahaan hadir dan menjalankan kewajibannya dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan Kalimantan Barat,” tandasnya.

(*Red)