Respons Laporan Mahasiswa USU, Mentan Amran Sulaiman Ancam Cabut Izin Distributor Pupuk Nakal

Mentan menegaskan akan mencabut izin distributor pupuk yang terbukti melanggar aturan harga eceran tertinggi yang ditetapkan pemerintah./Dok. Kementan

FAKTANASIONAL.NET — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengambil langkah tegas setelah menerima aduan langsung dari seorang mahasiswa mengenai dugaan melambungnya harga pupuk.

Ancaman pencabutan izin bagi distributor atau kios pupuk yang nekat menjual di atas harga ketetapan pemerintah ini disampaikan Mentan saat menghadiri kuliah umum di Universitas Sumatera Utara (USU), Medan.

Amran menegaskan bahwa laporan tersebut tidak akan dibiarkan dan langsung ditindaklanjuti secara instan dengan menahan sementara izin distributor yang bersangkutan selama proses pemeriksaan berlangsung.

“Ada satu tadi mahasiswa mengeluhkan kenaikan (harga pupuk), itu kami minta dicabut izinnya kalau memang betul. Hari ini langsung kami hold, tahan dulu izinnya sampai dicek. Kalau benar, izinnya langsung dicabut,” ujar Amran dalam konferensi pers seusai acara, Rabu (15/7).

Baca Juga: Anomali Harga TBS Sawit, Mentan Amran Laporkan 300 Perusahaan ke Polri

Langkah agresif ini bukan yang pertama kalinya dilakukan oleh Kementerian Pertanian. Amran membeberkan bahwa pemerintah sebelumnya telah mengeliminasi ribuan distributor nakal demi melindungi hajat hidup para petani.

“Sudah ada 2.000 lebih (yang dicabut izinnya). Dan tidak ada ruang, itu perintah Bapak Presiden,” cetus Amran secara lugas.

Menurutnya, pengawasan ketat terhadap rantai distribusi pupuk ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Pemerintah berkomitmen penuh menjaga stabilitas harga, terlebih setelah adanya kebijakan penurunan harga pupuk sebesar 20 persen—sebuah langkah yang diklaim Mentan sebagai sejarah baru sejak Indonesia merdeka.

“Selama merdeka barusan pertama kali harga pupuk turun 20 persen, tidak pernah terjadi,” klaimnya.

Perang Total Melawan Mafia dan Korupsi Sektor Pertanian

Tidak hanya membidik distributor di lapangan, dalam kuliah umum di hadapan ribuan mahasiswa USU tersebut, Mentan Amran juga mendeklarasikan perang terbuka terhadap praktik korupsi dan mafia di internal maupun eksternal sektor pertanian.

Exit mobile version