Iran dan AS sebelumnya menandatangani nota kesepahaman pada 18 Juni yang mengatur penghentian konflik yang dimulai pada 28 Februari 2026. Namun, sejak 8 Juli, pasukan AS kembali melancarkan beberapa gelombang serangan ke Iran.
CENTRAL COMANDO/CENTCOM (Komando Pusat AS) menyatakan serangan itu merupakan respons atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal niaga yang melintasi Selat Hormuz.
Iran membalas serangan terhadap pangkalan militer AS di Timur Tengah.
Presiden AS, Donald Trump kemudian menyatakan gencatan senjata antara AS dan Iran sudah tidak lagi berlaku. (adm)
