Panda Bond Indonesia Laris Manis, Pemerintah Raup Rp18,4 Triliun untuk Tutup Defisit APBN

Proses penyelesaian transaksi (settlement) dijadwalkan berlangsung pada 30 Juli 2026.

Pemerintah memastikan seluruh dana hasil penerbitan obligasi tersebut akan dialokasikan untuk membantu pembiayaan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.

“Ini kan untuk nutup defisit kita,” kata Purbaya, dikutip dari CNBC Indonesia.

Keberhasilan penerbitan Panda Bond ini sekaligus memperlihatkan masih kuatnya kepercayaan investor internasional terhadap prospek ekonomi Indonesia.

Selain memperluas sumber pembiayaan negara, instrumen tersebut juga menjadi bagian dari strategi diversifikasi pendanaan pemerintah di pasar global.[dit]