FAKTANASIONAL.NET — PT PLN (Persero) terus mempercepat pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) guna mendukung visi swasembada energi Presiden Prabowo Subianto.
Langkah strategis ini diwujudkan melalui pembentukan ekosistem hidrogen nasional yang ditegaskan dalam agenda Global Hydrogen Ecosystem Summit and Exhibition (GHES) 2026 di Jakarta.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa hidrogen memiliki peran strategis untuk memperkuat kemandirian energi dan mendorong hilirisasi nasional sesuai prinsip Asta Cita.
“Karena hidrogen ini dihasilkan dari air, gas, batu bara, biomassa, bahan baku hidrogen yang ada pada bangsa kita itu tidak perlu diragukan lagi,” kata Bahlil.
Bahlil menambahkan, integrasi ekosistem hidrogen dari hulu ke hilir diharapkan mampu menciptakan nilai tambah domestik, meningkatkan daya saing industri, menarik investasi, serta membuka lapangan kerja baru.
Baca Juga: 26 Tersangka Tambang Ilegal, Kementerian ESDM: Sudah Dilaporkan ke Polri
Inisiatif Nasional dan Investasi Rp32 Triliun
Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE), Eniya Listiani Dewi, memaparkan bahwa pengembangan hidrogen ditujukan untuk mengakselerasi dekarbonisasi di sektor industri, transportasi, dan ketenagalistrikan.











