Indonesia-Yaman teken MoU Penjaminan Produk Halal

Ia berharap pemerintah kedua negara dapat memberikan dukungan yang lebih besar agar hubungan ekonomi dan perdagangan Indonesia–Yaman terus berkembang.

“Kami meminta adanya intervensi pemerintah untuk mendukung penguatan ekonomi dan perdagangan Indonesia-Yaman sehingga potensi kedua negara dapat dimanfaatkan secara optimal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan mengatakan bahwa kerja sama ini juga menjadi momentum bagi Indonesia untuk meningkatkan daya saing dalam industri halal global.

Menurutnya, perdagangan produk halal dunia saat ini masih didominasi oleh sejumlah negara non-muslim seperti Tiongkok, Korea Selatan, dan Brasil. Ironisnya, Indonesia yang merupakan negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia justru masih berada di peringkat kedelapan dalam perdagangan produk halal global.

“Nilai perdagangan produk halal dunia saat ini dikuasai oleh Cina, Korea, dan Brasil. Indonesia justru berada di urutan kedelapan. Padahal Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia. Karena itu kita harus mengejar ketertinggalan tersebut,” tegas Haikal.

Melalui kerja sama penjaminan produk halal antara Indonesia dan Yaman, pemerintah berharap kepercayaan terhadap produk halal kedua negara semakin meningkat, memperluas akses pasar internasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat industri halal dunia.

Exit mobile version