Bos Lippo dan Pakuwon Klarifikasi Soal Pagar Mal, Tegaskan Keamanan Indonesia Tetap Kondusif

Pagar Baja 3 Meter Bermunculan di Jakarta-Bekasi, Netizen: Kalo Mau Rusuh Dirumah Pejabat Korp Saja Gak Sih!/(Instagram)

FAKTANASIONAL.NET – Ramainya pembahasan mengenai pemasangan pagar di sejumlah pusat perbelanjaan memunculkan beragam spekulasi di tengah masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, pimpinan Lippo Group dan Pakuwon Group memastikan bahwa langkah tersebut bukan mencerminkan memburuknya situasi keamanan nasional, melainkan murni kebijakan operasional di tingkat manajemen lokal.

Dikutip dari Infobanknews, Sabtu, 1 Agustus 2026, Chairman Lippo Group James T. Riady menegaskan Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang aman sehingga pemasangan pagar seperti yang pernah dilakukan pada masa kerusuhan sudah tidak lagi diperlukan.

“Dulu semua mal memasang pagar ketika terjadi kerusuhan. Sekarang sudah tidak diperlukan lagi karena situasi sudah tenang,” ujar James.

Pernyataan serupa juga disampaikan pendiri Pakuwon Group Alexander Tedja. Ia menjelaskan pagar yang sempat dipasang di Mal Kota Kasablanka (Kokas), Jakarta Selatan, merupakan keputusan manajemen setempat tanpa instruksi dari pemegang saham maupun kantor pusat.

“Itu kebijakan manajemen lokal dan akan segera dibongkar,” kata Alexander Tedja.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait mengaku telah berbicara langsung dengan Alexander Tedja terkait polemik tersebut. Menurutnya, pihak Pakuwon memastikan pagar di Kokas segera dibongkar dan penataan kawasan akan disesuaikan agar tidak menimbulkan persepsi negatif di masyarakat.

“Saya juga sudah berbicara langsung dengan Pak Alex Tedja. Beliau mengatakan itu hanya inisiatif manajemen lokal dan akan segera diselesaikan,” ujar Maruarar.