WHO Tetapkan Wabah Ebola di RD Kongo Terburuk Sepanjang Sejarah

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah Ebola varian Bundibugyo yang melanda Republik Demokratik Kongo sebagai yang terburuk sepanjang sejarah negara tersebut, dengan total 3.605 kasus terkonfirmasi hingga akhir Juli 2026./Dok. Smithsonian Magazine

“Wabah tersebut semakin intensif, dengan penularan yang berkelanjutan dan peningkatan terus-menerus dalam kasus dan kematian yang dilaporkan,” tulis laporan WHO, dikutip Minggu (2/8/2026).

Baca Juga: Masa Depan Utang Whoosh: Kemenkeu Tunggu Arahan Presiden

Keprihatinan WHO kian memuncak setelah mencatat ledakan 567 kasus baru dan 296 kematian hanya dalam kurun waktu sepekan terakhir. Laju transmisi yang dinilai sangat cepat ini memperberat krisis kesehatan di kawasan tersebut.

Sejumlah tantangan nonkesehatan di lapangan disinyalir menjadi pemicu utama yang memperburuk situasi penanganan.

Faktor ketidakamanan wilayah, gelombang perpindahan penduduk, hingga tingginya mobilitas lintas batas negara terus menghambat upaya pemutusan rantai penularan.

Pusat penyebaran wabah terdeteksi berada di Provinsi Ituri, wilayah timur laut RD Kongo. Namun, transmisi kini telah meluas ke Provinsi Kivu Utara dan Kivu Selatan—dua wilayah yang sebagian lokasinya dikuasai oleh kelompok bersenjata M23.

Konflik bersenjata dan situasi keamanan yang rapuh membuat tim medis kesulitan melakukan intervensi kesehatan secara maksimal.

Hingga saat ini, belum ada vaksin maupun metode terapi medis yang secara resmi disetujui untuk menangani Ebola varian Bundibugyo.

Meski demikian, WHO mengonfirmasi bahwa kandidat vaksin yang paling potensial saat ini sedang dikembangkan di Singapura, sementara uji klinis kandidat vaksin lainnya telah dimulai di Inggris.

Dampak krisis ini mulai melintasi batas negara. Selain di RD Kongo, wabah tercatat telah memicu 20 kasus di Uganda serta satu kasus di Prancis. Sementara itu, dua pasien asal RD Kongo yang terinfeksi dilaporkan telah dievakuasi untuk menjalani perawatan intensif di Jerman.

Ebola merupakan penyakit mematikan yang menular melalui kontak langsung dengan cairan tubuh. Dalam rentang lima dekade terakhir, virus ini tercatat telah merenggut sekitar 15 ribu nyawa di berbagai belahan benua Afrika.

Baca Juga: Terkait Pengangkatan CASN Serentak: Pemerintah Jangan Zalim!