Optimisme pasar membuat harga minyak Brent turun sekitar 4,6 persen menjadi US$83,96 per barel, sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) melemah sekitar 4,7 persen ke level US$80,60 per barel.
Meski demikian, situasi keamanan belum sepenuhnya kondusif.
Berdasarkan laporan UK Maritime Trade Operations (UKMTO) yang dikutip CNBC Indonesia, sebuah kapal tanker mengalami ledakan sekitar 20 mil laut di timur laut Khasab, Oman, dekat pintu masuk Selat Hormuz. Seluruh awak kapal dilaporkan selamat dan penyelidikan masih berlangsung.
Sementara itu, Associated Press melaporkan adanya proposal yang mendorong AS dan Iran kembali ke meja perundingan, termasuk pembukaan Selat Hormuz dan penghentian serangan di kawasan.
Di saat yang sama, Financial Times menyebut Iran dan Oman hampir menyepakati pengaturan baru jalur pelayaran di Selat Hormuz. Jika tercapai, kesepakatan tersebut diyakini dapat meredakan ketegangan sekaligus membantu memulihkan perdagangan dan pasokan energi global.[dit]











