“Pertumbuhan PMTB tertinggi terjadi pada subkomponen kendaraan yang meningkat 26,03 persen,” terangnya.
Subkomponen peralatan lainnya turut tumbuh 16,18 persen dari hasil produksi domestik maupun impor. Capaian PMTB ini selaras dengan peningkatan realisasi investasi BKPM sebesar 7,14 persen.
Suntikan Belanja Negara dan Kinerja Wilayah
Konsumsi pemerintah ikut terkerek positif berkat pencairan belanja negara, seperti pembayaran gaji ke-13 bagi ASN, TNI, dan Polri, serta percepatan penyaluran tunjangan guru non-PNS.
Selain itu, belanja barang dan jasa disokong oleh penyaluran program sosial masyarakat, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Berdasarkan sebaran spasial, BPS melaporkan bahwa wilayah Jawa, Bali dan Nusa Tenggara, serta Sulawesi berhasil mencatatkan laju pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata nasional pada triwulan II 2026.
Baca Juga: Menjadi Korban Penipuan Investasi eFishery, KWAP: Investasi 200 Juta Ringgit Malaysia









