Menaker Yassierli Dorong Sinergi Kampus dan Industri Atasi Mismatch Lulusan Kerja

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli saat menyampaikan Kuliah Umum di Universitas Muhammadiyah Kendari, Sulawesi Tenggara, membahas penanganan mismatch tenaga kerja./Dok. Kemnaker

“Program Pemagangan Nasional atau MagangHub ini adalah investasi besar dan bukti keseriusan pemerintah untuk memperkecil kesenjangan kompetensi antara lulusan dengan kebutuhan dunia industri,” kata Yassierli.

Kunci Adaptasi dan Peningkatan Kuota Pelatihan Sultra

Menaker mengingatkan bahwa 39 persen keahlian diproyeksikan bakal berubah dalam enam tahun ke depan.

Untuk itu, mahasiswa wajib menanamkan tiga pola pikir utama: Growth Mindset (terus belajar), Future Mindset (adaptif perkembangan zaman), dan Innovation Mindset (melahirkan solusi baru).

Dalam kesempatan yang sama, Kemnaker mengumumkan peningkatan kuota pelatihan dan sertifikasi kompetensi gratis BNSP bagi masyarakat Sulawesi Tenggara dari 2.000 menjadi 10.000 orang pada tahun ini.

Baca Juga: Kemnaker Buka Pendaftaran PPN 2026 Angkatan II dan Rilis Evaluasi Seleksi Mitra Perusahaan

Exit mobile version