Di Cali, seorang perempuan berhasil dievakuasi hidup-hidup dari kompleks apartemen Torres del Limonar. Sementara itu, wilayah terpencil seperti Choco menghadapi kondisi lebih sulit akibat gangguan listrik, air, gas dan layanan dasar.
Andres Caicedo, tokoh masyarakat di Sipi, mengatakan warga bahkan harus memanjat pohon untuk mendapatkan sinyal. “Ada anak-anak dan lansia yang masih terguncang… Kami tidak memiliki puskesmas ataupun pasokan medis; kami melakukan apa pun yang kami bisa dengan tenaga kami sendiri,” katanya kepada Caracol TV.
Presiden baru Kolombia, Abelardo De La Espriella, telah mendatangi sejumlah lokasi terdampak dan menjanjikan bantuan ekonomi bagi warga yang kehilangan tempat tinggal. Pemerintah juga harus menyesuaikan anggaran, sementara Federasi Kopi Nasional mendata kerusakan perkebunan dan infrastruktur pedesaan.
Hingga Selasa sore, lebih dari 100 gempa susulan tercatat. Tiga bandara masih ditutup dan sejumlah jalan utama belum bisa dilewati. Pemerintah pusat memperkirakan diperlukan beberapa hari untuk mengetahui skala kerusakan dan jumlah korban akhir karena komunikasi di sejumlah daerah masih terputus.[dit]
