Mengapa lebah dalam jumlah sebanyak itu diangkut?
Lebah madu komersial memang sering dipindahkan dalam jumlah sangat besar. Peternak lebah dapat mengangkut koloni untuk keperluan produksi madu atau untuk membantu penyerbukan tanaman pertanian.
Karena itu, membawa sekitar satu juta lebah dalam satu kendaraan sebenarnya bukan hal yang mustahil. Yang luar biasa adalah kecelakaannya.
Begitu kendaraan rusak, masalahnya bukan sekadar mengevakuasi barang. “Barang” yang harus diamankan adalah jutaan makhluk hidup yang dapat terbang dan menyengat.
Bagaimana petugas mengatasinya?
Petugas harus mengendalikan kawasan agar masyarakat tidak mendekat. TDOT bahkan meminta orang-orang tetap berada di kendaraan kecuali mengenakan pakaian pelindung.
Truk kemudian dipindahkan dari area lalu lintas. Lebah dikumpulkan dan dipindahkan sehingga tidak lagi mengancam pengguna jalan.
Pada sore hari, pihak berwenang melaporkan bahwa lebah sudah dipindahkan dan jalur dapat kembali digunakan.
Kisah ini kemudian menjadi bahan lelucon di media sosial. Banyak orang membuat permainan kata tentang “buzz”, tetapi di balik kelucuannya terdapat masalah nyata: satu juta lebah yang beterbangan di dekat jalan raya dapat menciptakan risiko serius bagi manusia maupun hewan.
Uniknya, kecelakaan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Yang “menguasai” jalan untuk beberapa waktu bukan manusia, polisi, demonstran atau kendaraan rusak, melainkan serangga. (*)







