Ada sebuah pemahaman sederhana yang menurut saya penting untuk dibawa dalam kehidupan: terkadang yang terbaik adalah ketika sesuatu tidak menjadi yang terbaik.
Kalimat tersebut bukan ajakan untuk berhenti berusaha. Sebaliknya, kita tetap harus memberikan kemampuan terbaik dalam setiap hal yang dikerjakan. Namun setelah usaha dilakukan, kita juga harus mempunyai keberanian untuk menerima hasil yang berada di luar kendali.
Sebab hidup bukan hanya tentang bagaimana kita mendapatkan apa yang kita inginkan, tetapi juga bagaimana kita bersikap ketika kenyataan tidak memberikan apa yang kita harapkan.
Tidak semua bangunan harus menjulang tinggi agar memiliki arti. Tidak semua perjalanan harus berakhir di tempat yang kita tuju agar dapat disebut berharga.
Kadang-kadang, sebuah jalan yang gagal kita tempuh justru mempertemukan kita dengan jalan yang lebih tepat.
Begitu pula dalam kehidupan. Kita tidak perlu memaksakan diri untuk selalu terlihat berhasil di mata orang lain. Sebab manusia sering kali hanya melihat hasil, sementara kita sendiri yang mengetahui berapa banyak air mata, kegagalan, keraguan, dan perjuangan yang berada di baliknya.
Maka, jika hari ini sesuatu yang sedang kita bangun belum menjadi seperti yang kita inginkan, jangan buru-buru menghancurkannya hanya karena merasa tidak sempurna.
Berikan waktu.
Perbaiki jika memang masih bisa diperbaiki. Tinggalkan jika memang sudah tidak layak dipertahankan. Dan terimalah jika ternyata kehidupan sedang mengajarkan sesuatu yang belum kita pahami.
Pada akhirnya, tujuan hidup bukan menjadi manusia yang selalu mendapatkan yang terbaik. Tujuan yang lebih penting adalah menjadi manusia yang mampu menemukan makna dari setiap keadaan.
Sebab bisa jadi, sesuatu yang hari ini kita anggap sebagai kekurangan justru kelak menjadi bagian paling penting dari perjalanan kita.
Dan mungkin, setelah sekian lama mengejar kesempurnaan, kita akhirnya sadar bahwa hidup tidak meminta kita menjadi yang terbaik setiap waktu.
Hidup hanya meminta kita menjadi cukup baik untuk terus belajar, cukup kuat untuk terus berjalan, dan cukup bijaksana untuk menerima bahwa tidak semua yang tidak terbaik berarti buruk.[dit]
