FAKTANASIONAL.NET – Penemuan lima bayi orang utan di sebuah kawasan hutan di Odisha, India, pada Selasa (8/9), memunculkan teka-teki besar.
Pasalnya, orang utan bukan satwa asli India dan secara alami hanya ditemukan di Asia Tenggara, khususnya Sumatra dan Kalimantan.
Kelima satwa berusia sekitar satu hingga dua tahun itu pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 06.00 waktu setempat di kawasan hutan Bichitrapur/Ranakotha, dekat Desa Badapai, Blok Bhograi, Distrik Balasore, Odisha. Lokasi tersebut berjarak sekitar 40 kilometer dari ruas Balasore-Kolkata di NH-16.
Warga melihat lima satwa berbulu kemerahan bergerak di antara pepohonan casuarina.
Setelah kerumunan mulai terbentuk, petugas Departemen Kehutanan Odisha datang untuk mengamankan seluruh satwa.
Kepala Konservator Hutan (Satwa Liar) Odisha, Prem Kumar Jha, memperkirakan kelima orang utan tersebut masih berusia sekitar satu hingga dua tahun berdasarkan pemeriksaan awal.
Petugas Seksi Kehutanan Udaipur kemudian membawa mereka ke kantor kehutanan. Kondisi kesehatan diperiksa dokter hewan sebelum kelimanya dipindahkan ke fasilitas perawatan.
DFO Balasore, Pratik Prakash Indalkar, mengatakan kelima orang utan berukuran kecil dan relatif tidak aktif, tetapi masih menunjukkan kewaspadaan.
Petugas juga memberikan makanan sebelum proses pengamanan dilakukan untuk mencegah warga semakin berkerumun.
Pada Rabu (9/9), kelima bayi orang utan dipindahkan ke Kebun Binatang Nandankanan di Bhubaneswar. Mereka menjalani karantina, pemeriksaan medis, serta berada dalam pengawasan dokter hewan.
