Daerah  

Inilah Sejarah Nama Dusun Memek di Jatim

Gapura Dusun Memek, Desa Tanjung Wadung, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang. Foto: Instagram

Sarmin menjelaskan, katul yang sempat menjadi nama Dusun Memek pada zaman dulu, terus mengilhami warga setempat.

Salah satunya terkait keberadaan Punden Dok Katul di sawah sebelah utara kampung ini. Menurut Sarmin, dok berasal dari kata ledok yang artinya sawah. Sedangkan katul adalah nama dusun kelahirannya pada zaman dulu.

“Masyarakat sini kalau kenduri di punden selalu memakai jenang katul atau jenang dedak, sampai sekarang setiap akan tanam dan akan panen, sudah menjadi tradisi,” terangnya.

Berdasarkan cerita orang tua Sarmin, Memek dipilih menggantikan nama Dusun Katul masih terkait dengan alat vital kaum hawa juga.

Menurutnya, Memek berasal dari kata Mek-mek dalam bahasa Jawa yang artinya menyentuh-nyentuh.

“Awalnya kan nama dusun ini Katul. Biasanya kan kaum pria suka mek-mek kelamin perempuan, sehingga diberi nama Memek. Nama Dusun Memek dari kata Mek-mek,” jelasnya.

Cerita yang hampir sama disampaikan Sukardi (53), guru mengaji di Dusun Memek. Ia mengaku mendengar cerita tersebut dari para orang tua dulu. Menurutnya, nama Memek berkaitan dengan Punden Dok Katul.

“Di sawah dusun ini kan ada punden bernama Dok Katul. Katul kan artinya kemaluan perempuan. Tidak tahu kenapa namanya diganti Memek, dari kata mek-mek artinya memegang. Kaum pria kan suka memegang kelamin perempuan,” ungkapnya.

Beda lagi pendapat Kepala Desa Tanjung Wadung, Supono. Menurutnya, cerita yang disampaikan Sarmin terkait asal-usul nama Dusun Memek itu sebatas gurauan belaka. Namun, ia mengaku tidak mengetahui asal-usul sekaligus makna nama Dusun Memek.

“Itu hanya candaan. Pemahaman saya, memek bukan arti negatif,” pungkasnya. (*)

Exit mobile version